Kembali ke koleksi
jejak iklimFoto: Zonautara.com/Jufri Kasumbala
Beban pengeluaran rumah tangga

Mencuci dengan Air Payau di Pantai

Cherry Paat, 40 · Ibu rumah tangga

“Ini sudah tiga bulan lebih, dan memang sangat menderita”

Cherry Paat, 40 tahun, adalah ibu rumah tangga di Desa Mini, Kecamatan Siau Barat Utara, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. Saat diwawancarai pada 20 Agustus 2026, ia mengatakan hujan tidak turun selama lebih dari tiga bulan.

Rumah Cherry berada jauh dari jalan raya sehingga kendaraan pembawa tandon air tidak dapat menjangkaunya. Keluarganya membeli air dalam galon berukuran 25 liter dengan harga Rp7 ribu. Sisa air hujan dalam bak hanya digunakan untuk memasak, sedangkan air yang dibeli diprioritaskan untuk mandi pada pagi hari, terutama bagi anak yang bersekolah.

Untuk mencuci, Cherry berkomunikasi dengan ibu-ibu lain dan mengatur perjalanan ke pantai sekitar sekali seminggu. Mereka menggunakan air payau di pantai Desa Kanawong. Cherry mengatakan ia telah lebih dari sepuluh kali mencuci di pantai selama kesulitan air berlangsung.

Bantuan air pernah dimasukkan ke bak penampungan desa dan dibagikan kepada warga. Setiap rumah memperoleh dua galon, tetapi jumlah itu dinilai belum mencukupi kebutuhan sehari-hari. Ketika harus membeli air, Cherry mengambil biaya dari uang rumah tangga yang tersedia dan mengurangi pengeluaran lain.

Tentang sumber

Cerita ini disusun dari wawancara warga pada 20 Agustus 2026.